MAKALAH
KELOMPOK
SOSIAL DALAM
MASYARAKAT MULTIKULTURAL
“Disusun untuk memenuhi
tugas Ilmu pengetahuan sosial (IPS)”
![]() |
|||||
![]() |
|||||
![]() |
|||||
DISUSUN OLEH : - AFRIYANTO
1.KELOMPOK SOSIAL DAN MASYARAKAT MULTIKULTURAL
Kelompok sosial adalah
individu-individu yang berkumpul dan melakukan interaksi.
Selain istilah kelompok sosial,
ilmu sosiologi juga mengenal istilah kerumunan.
Kerumunan dapat diartikan
sebagai individu-individu yang berada di waktu dan tempat yang sama.
Kelompok
sosial
|
Kerumunan
|
•
bersifat
tetap
•
memiliki
tujuan yang sama
•
interaksi
yang terjadi jelas dan fokus
•
mengarah pada
pembentukan masyarakat
|
• bersifat sementara
• tidak memiliki tujuan bersama
• interaksi tidak terfokus
•
tidak mengarah pada pembentukan masyarakat
|
Perbedaan kelompok sosial dengan kerumunan
Masyarakat
multikultural adalah kesatuan manusia yang memiliki beragam budaya.
Berikut adalah pandangan para ahli sosiologi mengenai
masyarakat multikultural.
•
J.S
furnivall
Masyarakat
multikultural terbentuk oleh 2 atau lebih komunitas.
•
Nasikun
Masyarakat
multikultural adalah masyarakat yang menganut banyak
sistem nilai
•
Pierre
L. Van de Berghe
Masyarakat
multikultural memiliki karateristik sebagai berikut:
-
Memiliki subkebudayaan.
-
Struktur sosial yang terbentuk rawan terjadi konflik
-
Integrasi sosial tumbuh diatas paksaan dan saling ketergantungan didalam bidang ekonomi
•
Clifford
Geertz
Masyarakat
multikultural adalah masyarakat yang memiliki ikatan- ikatan primordialitas
Hubungan Kelompok Sosial Dengan Masyarakat Multikultural
- Kelompok Sosial Sebagai Unsur Pembentuk Masyarakat Multikultural
Masyarakat
multikultural tidak akan bisa terwujud tanpa adanya kelompok-kelompok sosial
2. Kelompok Sosial Sebagai Dinamisator
Masyarakat Multikultural
Tata
urutan terjadinya masyarakat multikultural adalah sebagai berikut.
Individu – klompok social – masarakat – masarakat
multicultural
Hubungan Kelompok Sosial Dengan Masyarakat Multikultural
1. Kelompok
Sosial Sebagai Unsur Pembentuk Masyarakat Multikultural
Masyarakat multikultural tidak akan
bisa terwujud tanpa adanya kelompok-
kelompok sosial
2. Kelompok Sosial Sebagai Dinamisator
Masyarakat Multikultural
Tata urutan
terjadinya masyarakat multikultural adalah sebagai berikut.
Hubungan Kelompok Sosial Dengan Masyarakat Multikultural
1. Kelompok
Sosial Sebagai Unsur Pembentuk Masyarakat Multikultural
Masyarakat multikultural tidak akan
bisa terwujud tanpa adanya kelompok-kelompok sosial
2. Kelompok Sosial Sebagai Dinamisator Masyarakat
Multikultural
Tata urutan
terjadinya masyarakat multikultural adalah sebagai berikut.
1. Faktor
Penyebab Timbulnya Masyarakat Multikultural Di Indonesia
a.
Keanekaragaman ras
Ada 3 ras besar manusia di dunia yakni,
- Ras Mongoloid
- Ras Kaukasoid
- Ras Negroid
b.
Keanekaragaman suku bangsa
c.
Keanekaragaman golongan
d.
Keanekaragaman agama
Indonesia memiliki beragam agama dan
kepercayaan.
Agama yang ada dan berkembang di Indonesia
antara lain
- Islam
- Kristen
- Katolik
- Hindu
- Buddha
- Konghucu
- Karateristik Masyarakat Multikultural Di Indonesia
Masyarakat indonesia belum bisa dikatakan sebagai
masyarakat multikultural yang sempurna. Hal ini diindikasikan dari hal-hal
berikut.
- Masih terdapat dominasi satu kelompok atas kelompok lainnya.
- Struktur sosial yang ada lebih banyak menguntungkan pihak yang mendominasi.
- Konflik sosial yang muncul masih sering berlanjut dengan kekerasan.
- Keanekaragaman kelompok sosial
Solidaritas Mekanik dan
Solidaritas Organik
Konsep ini
diperkenalkan oleh Emile Durkheim. Ia memandang kelompok manusia terbagi 2
yaitu, segi mekanik dan segi organisatorik fungsional
Solidaritas mekanik merupakan ciri dari masyarakat yang masih
sederhana dan belum mengenal pembagian kerja.
sedangkan Solidaritas organik merupakan hasil kesadaran manusia atau
keinginan yang rasional.
- Gemeinschaft dan Gesellschaft
Konsep ini
diperkenalkan oleh Ferdinand Tonnies. Menurutnya kelompok masyarakat terbagi
atas gemeinschaft dan gesellschaft.
Gemeinschaft adalah
bentuk kehidupan bersama yang anggota-anggotanya diikat oleh hubungan batin
yang murni dan bersifat kekal. Gemeinschaft terbentuk oleh adanya iktana darah
atau keturunan.
Gesellschaft adalah
kelompok yang disadari oleh ikatan lahiriah yang jangka waktunya terbatas.
- Kelompok Primer dan Sekunder
Cooley dan Faris
menyebutkan ada dua tipe kelompok dalam masyarakat, yaitu kelompok primer dan
sekunder.
Kelompok primer
ditandai dengan pergaulan dan kerjasama tatap muka yang intim.
sedangkan kelompok sekunder ditandai dengan pergaulan formal, tidak
pribadi dan berciri kelembagaan. Contohnya adalah partai politik.
- In-group dan Out-group
Teori ini diperkenalkan
oleh William Graham Sumner. Ia membagi kelompok masyarakat menjadi dua kelompok
besar yaitu in-group dan out-group.
0 komentar:
Posting Komentar